Category Archives: Unesco

Yosemite National Park

1 yosemite valley tunnel view 2010.JPG
 
Yosemite National Park adalah Taman Nasional Amerika Serikat mencakup bagian timur  Tuolumne, Mariposa dan Madera di pusat timur California, Amerika Serikat.

This slideshow requires JavaScript.

Taman ini meliputi area seluas 761.268 hektar (3,080.74 km2)] dan mencapai di lereng barat dari rantai pegunungan Sierra Nevada ,  3,7 juta orang mengunjungi Yosemite setiap tahun.  yang paling menghabiskan waktu mereka dalam tujuh mil persegi (18 km2) Yosemite Valley. Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1984, Yosemite diakui secara internasional untuk tebing granit spektakuler , air terjun, sungai ,  kebun Giant Sequoia, keragaman biological . Hampir 95% dari taman tersebut ditetapkan padang gurun. Meskipun bukan yang pertama ditunjuk taman nasional, Taman merupakan pusat pengembangan gagasan taman nasional, sebagian besar karena pekerjaan orang-orang seperti Galen Clark dan John Muir.

 Yosemite adalah salah satu blok habitat terbesar dan paling terfragmentasi di Sierra Nevada, dan taman mendukung keragaman hewan plantsand. Taman ini memiliki berbagai elevasi dari 2.127 ke 13.114 kaki (648 untuk 3.997 m) dan berisi lima zona vegetasi utama: chaparral / ek hutan, pegunungan bawah, atas pegunungan, subalpine, dan pegunungan. Dari 7.000 spesies tanaman California, sekitar 50% terjadi di Sierra Nevada dan lebih dari 20% dalam waktu Yosemite. Ada habitat yang sesuai atau dokumentasi untuk lebih dari 160 tanaman langka di taman, dengan langka formasi geologi lokal dan tanah unik karakteristik kisaran terbatas banyak tanaman ini menempati 

 El Capitan
 
Mirror Lake
 Bridalveil Fall flows from a U-shaped hanging valley that was created by a tributary glacier.
  

 .

 

 O’Shaughnessy Dam in Hetch Hetchy Valley

 

 Exfoliation joints have modified the near-surface portions of massive granitic rocks in the park, helping create the many spectacular domes, including Half Dome shown here.

 View from Glacier Point
 
 

 

  An American Black Bear with a conspicuous ear tag browsing on its natural foods in Yosemite Valley
 
Plants such as this Yellow Star Thistle are competing with native plants in Yosemite.
 
Dana Fork of the Tuolumne River, near the Tioga Pass entrance

Situs Warisan Dunia UNESCO yang dalam bahaya

Situs Warisan Dunia UNESCO yang dalam bahaya
Berikut adalah tiga puluh situs yang disertakan dalam Daftar Warisan Dunia dalam bahaya oleh Komite Warisan Dunia UNESCO. Pada daftar ini juga diberikan keterangan tahun masuknya situs tersebut ke dalam daftar.

Afghanistan
Peninggalan arkeolog di lembah Bamyian (2003); mengalami kerusakan berat oleh Taliban pada tahun 2001.
Menara Mesjid dan Peninggalan Arkeolog di Jam (2002)
Republik Afrika Tengah
Taman Nasional Manovo-Gounda St Floris (1997)
Chile
Karya Humberstone dan Santa Laura Saltpeter (2005)
Pantai Gading
Taman Nasional Comoé (2003)
Cagar alam Gunung Nimba (berbagi dengan Guinea) (1992)
Republik Demokratik Kongo
Taman Nasional Garamba (1996)
Taman Nasional Kahuzi-Biéga (1997)
Cagar Alam Okapi (1997)
Taman Nasional Salonga (1999)
Taman Nasional Virunga (1994)
Ekuador
Kepulauan Galápagos (2007)
Mesir
Abu Mena (2001)
Ethiopia
Taman Nasional Pegunungan Semien (1996)
Jerman
Dresden Elbe Valley, 2007; dengan resmi melepaskan simbol warisan dunia pada tahun 2009 untuk pengrusakan dengan sengaja.
Yunani
Parthenon (2004)
Guinea
Mount Nimba Strict Nature Reserve (1992)
India
Manas Wildlife Sanctuary (1992)
Iran
Bam dan bentang daratnya (2004)
Irak
Assur (2003)
Kota bersejarah di Samarra (2007)
Yerusalem
Kota Tua Yerusalem dan tembok-temboknya (1982)[1]
Niger
Aïr dan Cagar Alam Ténéré (1992)
Pakistan
Benteng dan Taman Shalimar di Lahore (2000)
Peru
Zona bersejarah Chan Chan (1986)
Filipina
Teras Sawah Banaue di Banaue, Ifugao – Wilayah Administrasi Cordillera (2001)
Senegal
Taman Nasional Niokolo-Koba (2007)
Serbia
Monumen Medieval di Kosovo, termasuk Biara Dečani, Biara Peć, Biara Gračanica, dan Gereja Ortodok Ljeviš (2006)
Tanzania
Reruntuhan Kilwa Kisiwani dan Songo Mnara (2004)
Venezuela
Santa Ana de Coro dan bentengnya (2005)
Yaman
Kota Bersejarah di Zabid (2000)

Situs dalam daftar terdahulu
Berikut daftar situs yang termasuk di daftar warisan dalam bahaya, tetapi dikeluarkan kemudian setelah perbaikan dalam kepengurusan dan perawatannya. Tanda kurung menjelaskan tahun masuk dan tahun dikeluarkan dari dalam daftar.

Kotor, Montenegro (1979–2003)
Djoudj National Bird Sanctuary, Senegal (1984–1988)
Area Konservasi Ngorongoro, Tanzania (1984–1989)
Istana Abomey, Benin (1985–2007)
Benteng Bahla, Oman (1988–2004)
Tambang garam Wieliczka, Poland (1989–1998)
Timbuktu, Mali (1990–2005)
Dubrovnik, Croatia (1991–1998)
Taman Nasional Danau Plitvice, Kroasia (1992–1997)
Cagar Alam Srebarna, Bulgaria (1992–2003)
Angkor, Kamboja (1992–2004)
Taman Nasional Sangay, Ekuador (1992–2005)
Taman Nasional Everglades, USA (1993–2007)
Taman Nasional Yellowstone, USA (1995–2003)
Taman Nasional Ichkeul, Tunisia (1996–2006)
Cagar Alam Río Platano, Honduras (1996–2007)
Butrint, Albania (1997–2005)
Taman Nasional Iguaçu, Brazil (1999–2001)
Taman Nasional Pegunungan Rwenzori, Uganda (1999–2004)
Hampi, India (1999–2006)
Taman Nasional Djoudj, Senegal (2000–2006)
Tipasa, Aljazair (2002–2006)
Lembah Kathmandu, Nepal (2003–2007)
Katedral Köln, Jerman (2004–2006)

 

Situs Warisan Dunia UNESCO di Indonesia

Situs Warisan Dunia di Indonesia

Situs Warisan Dunia UNESCO 

Situs Warisan Dunia

Situs Warisan Dunia UNESCO

Situs Warisan Dunia UNESCO (bahasa Inggris: UNESCO’s World Heritage Sites) adalah sebuah tempat khusus (misalnya hutan, pegunungan, danau, gurun pasir, bangunan, kompleks, atau kota) yang telah dinominasikan untuk program Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO World Heritage Committee, terdiri dari 21 kelompok (21 state parties) yang dipilih oleh Majelis Umum (General Assembly) dalam kontrak 4 tahun. Sebuah Situs Warisan Dunia adalah suatu tempat atau budaya atau benda yang berarti.

Program ini bertujuan untuk mengkatalog, menamakan, dan melestarikan tempat-tempat yang sangat penting agar menjadi warisan manusia dunia. Tempat-tempat yang didaftarkan dapat memperoleh dana dari Dana Warisan Dunia di bawah syarat-syarat tertentu. Program ini diciptakan melalui Pertemuani Mengenai Pemeliharaan Warisan Kebudayaan dan Alamiah Dunia yang diikuti di oleh Konferensi Umum UNESCO pada 16 November 1972.

 

Sebelum Pertemuan
Pada tahun 1954, pemerintah mesir memutuskan untuk membuat Bendungan Besar Aswann (Aswan Dam) sebuah peristiwa yg akan menenggelamkan sebuah pegunungan yang berisi harta benda dari jaman mesir kuno seperti kuil Abu Simbel. Kemudian UNESCO meluncurkan kampanye perlindungan secara besar-besar an diseluruh dunia. Kuil Abu Simbel dan Kuil Philae kemudian diambil alih, dipindahkan ke tempat yang lebih besar dan dibangun kembali satu demi satu bagian..

Biaya yg dikeluarkan dalam proyek ini sebesar US$80juta, sekitar US$40juta dikumpulkan dari 50 negara. Proyek tersebut dihargai kesuksesanny, dan dilanjutkan ke proyek penyelamatan lainnya, menyelamatan Venice dan danaunya di Italy, Kuil Mohenjo-daro di Pakistan, dan Candi Borobudur di Indonesia. UNESCO lalu bergabung dgn dewan international bagian situs dan monumental (International Council on Monuments and Sites) sebuah draft pertemuan untuk melindungi budaya-budaya kemanusiaan

Pertemuan dan Latar Belakang
Amerika kemudian mengajukan pertemuan untuk menggabungkan perlindungan alam dengan budaya. Sebuah pertemuan di White House pada tahun 1965 yang dijuluki World Heritage Trust(Pertanggung jawaban terhadap Warisan Dunia) “untuk melindungi keagungan dan keindahan alam dan situs sejarah dunia untuk masa kini dan masa depan untuk seluruh warga dunia”. Kemudian, dikembangkanlah suatu organisasi bernama International Union for Conservation of Nature pada waktu yang sama pada tahun 1968, dan mereka diperkenalkan pada tahun 1972 saat konferensi Lingkungan Manusia PBB di Stockholm.

Sebuah perjanjian disetujui oleh semua anggota, dan Pertemuan Mengenai Perlindungan Budaya Dunia dan Warisan Alam dipakai dalam Konferensi Umum oleh UNESCO pada tanggal 16 November 1972.

Terhitung 2004, sejumlah 788 tempat telah dimasukkan ke dalam daftar Warisan Dunia (611 kebudayaan, 154 alamiah dan 23 campuran di 134 Negara Anggota).

Situs Warisan Dunia UNESCO